Langsung ke konten utama

Copet Beraksi di Proses Pemakaman Ustad Jefri

Zona Gosip Indonesia - Copet Beraksi di Proses Pemakaman Ustad Jefri: Ramainya warga yang mendatangi Masjid Istiqlal di Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, untuk mengantarkan jenazah almarhum Ustad Jefry Al-Buchori, dimanfaatkan oleh kawanan copet untuk melancarkan aksinya.



Seorang bandit jalanan diamankan petugas keamanan Masjid Istiqlal, lantaran terpergok ketika sedang beraksi menggondol tas seorang wanita.

"Tadi kami amankan satu orang, ketahuan ngambil tas ibu-ibu. Sekarang suda dibawa ke Polsek," ujar salah satu keamanan Masjid Istiqlal, Jumat (26/4/2013).

Sementara itu, seorang wartawan fotografer media Liputan6.com, Andrian menjadi korban pencopetan, ponsel jenis BlackBerry (BB) miliknya raib digondol copet disaat sedang mengambil foto jenazah Ustad Jeffry Al-Buchori.

"Tadi pas mau ngambil gambar almarhum Ustad Jefry ke mobil ambulans, pas saya mau ngambil BB di tas kecil sudah enggak ada," ujarnya.

Kata dia, seorang pewarta juga menjadi korban pencopetan, Ipod miliknya juga raib dibawa copet. Selain itu, seorang wanita tasnya juga diambil orang, disaat tasnya diselipkan diketiaknya. (put)

Sumber: news.okezone.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998

Zona Gosip Indonesia - Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998 : Sebagai salah satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mei 1998, Sandyawan Sumardi melihat pemerkosaan merupakan cara efektif untuk menimbulkan kepanikan sekaligus ketakutan di masyarakat.  Hingga saat ini, kasus pemerkosaan dalam kerusuhan Mei 1998 kian pudar dari ingatan publik. Bahkan, tidak sedikit kalangan meragukan kejadian itu. “Saya punya data lengkap sekitar 52 orang (korban pemerkosaan) pada Mei 1998 di beberapa tempat. Tapi ada etika, identitas korban tidak bisa disebarkan. Itu buat keselamatan dan nama baik korban,” kata Sandyawan saat ditemui merdeka.com Senin lalu di kantornya di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dia mengakui perlu perjuangan berat untuk meminta pengakuan para korban. Namun setelah laporan tim pencari fakta selesai disusun, pemerintah malah menganulir temuan itu. Mereka bahkan menyebarkan foto-foto korban pemerkosaan. “Itulah cara-cara pemerintah mendiskreditkan t...