Langsung ke konten utama

DJ Verny Mengaku Tak Mau lagi Berhubungan di Luar Nikah


DJ Verny: Saya Sadar Berzina Dosa, Saya Tak Mau Lagi

Zona Gosip Indonesia - DJ Verny Mengaku Tak Mau lagi Berhubungan di Luar Nikah: Penyesalan memang selalu datang belakangan. Itulah yang dirasakan oleh DJ Verny, perempuan yang mengaku dihamili oleh Denny Sumargo. Dia mengaku kapok melakukan seks di luar pernikahan.

"Setelah kejadian ini saya ada trauma. Saya sadar berzina adalah dosa. Jadi insya Allah walaupun saya kerja sebagai DJ, saya berusaha tidak mau melakukan hal ini lagi," kata Verny saat ditemui di Kantor Komnas Perempuan di Jl. Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/4).

Verny kini hamil sekitar 5 bulan atas hubungannya dengan aktor dan bintang basket Denny Sumargo. Namun Denny sendiri menolak bertanggung jawab, bahkan membantah kalau pernah berbuat zinah dengan Verny.

"Mungkin Tuhan memberikan ini supaya aku sadar untuk tidak melakukan ini lagi," tambahnya. 

Atas perbuatannya itu Verny telah melaporkan Denny ke Polda Metrojaya, Jakarta dengan pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan. Kamis (4/4) dia juga mengadu ke Komnas Perempuan untuk menuntut pertanggungjawaban Denny sebagai ayah biologis dari sang janin. (kpl/ato/dar)

Sumber: kapanlagi.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998

Zona Gosip Indonesia - Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998 : Sebagai salah satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mei 1998, Sandyawan Sumardi melihat pemerkosaan merupakan cara efektif untuk menimbulkan kepanikan sekaligus ketakutan di masyarakat.  Hingga saat ini, kasus pemerkosaan dalam kerusuhan Mei 1998 kian pudar dari ingatan publik. Bahkan, tidak sedikit kalangan meragukan kejadian itu. “Saya punya data lengkap sekitar 52 orang (korban pemerkosaan) pada Mei 1998 di beberapa tempat. Tapi ada etika, identitas korban tidak bisa disebarkan. Itu buat keselamatan dan nama baik korban,” kata Sandyawan saat ditemui merdeka.com Senin lalu di kantornya di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dia mengakui perlu perjuangan berat untuk meminta pengakuan para korban. Namun setelah laporan tim pencari fakta selesai disusun, pemerintah malah menganulir temuan itu. Mereka bahkan menyebarkan foto-foto korban pemerkosaan. “Itulah cara-cara pemerintah mendiskreditkan t...