Langsung ke konten utama

Susno Duadji Tak Bisa Tidur di Persembunyiannya

Zona Gosip Indonesia - Susno Duadji Tak Bisa Tidur di Persembunyiannya: Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji menghilang setelah mendapat perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Pihak Susno bungkam tentang keberadaan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri itu. 

Avian Tumengkol, juru bicara jenderal bintang tiga itu mengatakan Susno kini dalam kondisi kurang sehat karena tidak tidur. "Semalaman belau sama sekali tak tidur," ujar dia saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat, 26 April 2013. 

Susno Duadji Tak Bisa Tidur di Persembunyiannya

Menurut Avian, Susno tak tidur karena terus siaga terhadap upaya eksekusi Kejaksan Agung. "Siaga satu," ujarnya. 

Kejaksaan kembali gagal mengeksekusi Susno lantaran bersembunyi di Kantor Kepolisian Daerah Jawa Barat, Rabu lalu. Kamis dini hari lalu, Susno dikabarkan mengunjungi LPSK untuk meminta perlindungan.

Basrief akhirnya meminta bantuan kepada Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo untuk membantu proses eksekusi. Namun hingga kini Susno belum juga tertangkap.

Avian sebelumnya mengatakan Susno tidak akan menyerahkan diri tanpa ada persamaan sikap antara dirinya dengan Kejaksaan. Persamaan sikap itu berupa membawa kasus ini ke ranah Mahkamah Konstitusi. 

"Ini sempat disepakati di Polda Jawa Barat tapi kemudian tidak lagi," ujar dia. 

Adapun Kejaksaan kini terus mencari Susno. Sumber Tempo di Korps Adhiaksa itu mengatakan sejak Kamis telah dibentuk tim untuk menjaga kediaman Susno secara bergiliran. "Ada di Bandung, Depok, dan Jakarta," ujarnya.TRI SUHARMAN

Sumber: tempo.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998

Zona Gosip Indonesia - Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998 : Sebagai salah satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mei 1998, Sandyawan Sumardi melihat pemerkosaan merupakan cara efektif untuk menimbulkan kepanikan sekaligus ketakutan di masyarakat.  Hingga saat ini, kasus pemerkosaan dalam kerusuhan Mei 1998 kian pudar dari ingatan publik. Bahkan, tidak sedikit kalangan meragukan kejadian itu. “Saya punya data lengkap sekitar 52 orang (korban pemerkosaan) pada Mei 1998 di beberapa tempat. Tapi ada etika, identitas korban tidak bisa disebarkan. Itu buat keselamatan dan nama baik korban,” kata Sandyawan saat ditemui merdeka.com Senin lalu di kantornya di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dia mengakui perlu perjuangan berat untuk meminta pengakuan para korban. Namun setelah laporan tim pencari fakta selesai disusun, pemerintah malah menganulir temuan itu. Mereka bahkan menyebarkan foto-foto korban pemerkosaan. “Itulah cara-cara pemerintah mendiskreditkan t...

Foto Istana Baru Anang Ashanty

Zona Gosip Indonesia - Foto Istana Baru Anang Ashanty : Saking megahnya, kediaman baru Anang dan Ashanty lebih mirip istana dibandingkan rumah biasa.                         Sumber: kapanlagi.com