Langsung ke konten utama

Mendeteksi pria impoten dari kakinya

Zona Gosip Indonesia - Mendeteksi pria impoten dari kakinya: Baru-baru ini sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemology menunjukkan bahwa disfungsi ereksi/impotensi bisa dideteksi dari bagian tubuh yang lain, yaitu kaki.



Adalah tim peneliti dari Harvard Medical School yang menyimpulkan penemuan ini setelah membagikan kuesioner kepada lebih dari 10.000 pria untuk mengetahui riwayat restless leg syndrome (RLS), suatu kondisi di mana kaki terasa sangat tidak nyaman ketika sedang duduk atau berbaring.

Hasil menunjukkan lebih dari 20 persen pria yang mengalami restless leg syndrome (RLS) juga mengalami disfungsi ereksi alias impotensi. Peneliti beranggapan bahwa kurangnya hormon dopamin pada sebagian besar penderita restless leg syndrome adalah penyebabnya. 

Hormon tersebut merupakan neurotransmitter utama agar seorang pria bisa ereksi. Xiang Gao, MD selaku pimpinan penelitian mengatakan, “ Minimnya kadar dopamin dalam tubuh bisa memicu disfungsi ereksi,” seperti dikutip Menshealth.

Tanda dan gejala RLS biasanya terjadi rasa tidak nyaman pada betis, paha, atau kaki secara keseluruhan. Tanpa sadar penderita RLS biasanya akan menggerak-gerakan kakinya seperti sedang menjahit atau menendang-nendangkan kakinya saat tidur. (dan)
 
sumber:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998

Zona Gosip Indonesia - Sejarah kelam pemerkosaan massal 1998 : Sebagai salah satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Mei 1998, Sandyawan Sumardi melihat pemerkosaan merupakan cara efektif untuk menimbulkan kepanikan sekaligus ketakutan di masyarakat.  Hingga saat ini, kasus pemerkosaan dalam kerusuhan Mei 1998 kian pudar dari ingatan publik. Bahkan, tidak sedikit kalangan meragukan kejadian itu. “Saya punya data lengkap sekitar 52 orang (korban pemerkosaan) pada Mei 1998 di beberapa tempat. Tapi ada etika, identitas korban tidak bisa disebarkan. Itu buat keselamatan dan nama baik korban,” kata Sandyawan saat ditemui merdeka.com Senin lalu di kantornya di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dia mengakui perlu perjuangan berat untuk meminta pengakuan para korban. Namun setelah laporan tim pencari fakta selesai disusun, pemerintah malah menganulir temuan itu. Mereka bahkan menyebarkan foto-foto korban pemerkosaan. “Itulah cara-cara pemerintah mendiskreditkan t...